Tentang Icert

Kebijakan Mutu

PT Icert  Agritama Internasional [selanjutnya disebut dengan ICERT] memiliki kebijakan mutu berikut:

LSO ICERT

  1. Lembaga Sertifikasi Organik ICERT [LSO ICERT] menjadi perusahaan terpercaya dalam memastikan kinerja yang keberlanjutan bagi para mitra usaha.
  2. LSO ICERT berkomitmen melaksanakan, mengembangkan dan meningkatkan keberadaannya sebagai lembaga sertifikasi mandiri dan terpercaya untuk memastikan kinerja yang berkelanjutan dari pada mitra usahanya melalui layanan yang berkualitas, cepat dan berfokus pada kebutuhan mitra usaha.

    Ditetapkan oleh Direktur ICERT di Bogor, 19 Maret 2018.
  3.  

LSPPIU ICERT

  1. LSPPIU ICERT menjadi perusahaan terpercaya dalam memastikan kinerja dan kualitas [pelayanan, sumber daya manusia, keuangan, sarana dan prasarana dan administrasi] Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh [PPIU] dalam penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah secara profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, dan sesuai syariat sehingga dapat memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan yang sebaik-baiknya kepada jemaah.
  2. LSPPIU ICERT dalam menjalankan kegiatannya sesuai dengan ISO 17065:2012 dan regulasi terkait.

Ditetapkan oleh Direktur ICERT di Bogor, 3 Februari 2020

AKREDITASI & OTORISASI

LSO ICERT

  1. LSO ICERT terakreditasi ISO 17065 oleh Komite Akreditasi Nasional [KAN] sebagai lembaga sertifikasi organik [LSO-009-IDN] dengan lingkup sertifikasi organik untuk tanaman dan produk tanaman, ternak dan produk peternakan, produk liar, pengolahan produk asal tanaman, ternak dan produk liar, dan input organik.
  2. Otorisasi dari ACT (Agriculture Certification Thailand) untuk layanan sertifikasi organic Uni Eropa, Organic Kanada [Canada Organic Regime]-NOP Equivalence dan IFOAM.
  3. ICERT diakui sebagai lembaga sertifikasi 4C dengan lingkup geografis berikut: Indonesia, China, East Timor, Laos, Myanmar, Papua New Guinea, Philippines, Thailand, Vietnam.

LSPPIU ICERT

LSPPIU ICERT saat ini sedang dalam proses akreditasi Komite Akreditasi Nasional [KAN] sebagai lembaga akreditasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah.

KOMITMEN ANTI PENYUAPAN

ICERT berkomitmen terhadap anti penyuapan dalam melakukan kegiatan layanan dan melakukan pengendalian terhadap risiko penyuapan. Setiap peristiwa kecurangan, penipuan, ketidakjujuran, pencurian/penggelapan, pelanggaran dalam proses pengadaan barang dan jasa, penyalahgunaan jabatan/kewenangan, suap/gratifikasi yang terjadi di ICERT atau yang berkaitan dengan ICERT akan segera diselidiki.

ICERT menganalisa laporan dan menindaklanjuti laporan pelanggaran tersebut berdasarkan bukti-bukti yang diberikan serta melindungi Pelapor. Pelapor wajib memberikan informasi sekurang-kurangnya sebagai berikut:

  • Jenis pelanggaran
  • Waktu terjadinya pelanggaran, seperti tanggal, hari dan jam.
  • Pihak-pihak yang terlibat dalam pelanggaran tersebut.
  • Bukti lain yang menguatkan bahwa pelanggaran tersebut terjadi, seperti dokumen transaksi baik berupa rekaman visual, audio atau kertas, atau
  • Menginformasikan adanya saksi lain yang terlibat menyaksikan peristiwa tersebut namun tidak terlibat dalam pelanggaran.
  • Pelaporan ini dilakukan dengan didukung data-data yang relevan dan ditujukan untuk kepentingan Perusahaan, bukan bertujuan untuk menjatuhkan seseorang. Pelaporan dapat disampaikan kepada direktur ICERT, melalui email: icert@icert.id atau website ICERT.

Para pelapor sebaiknya memberikan identitasnya dalam melaporkan pengaduan dan memastikan bahwa setiap informasi tentang identitas pelapor maupun laporannya disimpan secara rahasia. Pelaporan melalui Sistem pelaporan pelanggaran (Whistle Blowing System) dilakukan dengan prinsip anonim, rahasia dan independen.

KETIDAKBERPIHAKAN

Kami menjamin bahwa personel ICERT terjaga dalam nilai-nilai netralitas yang terangkum dalam tindakan berikut :

  • Menjaga kerahasiaan data klien selama pengelolaan proses sertifikasi.
  • ICERT telah menetapkan harga dan tidak bergantung pada status klien ataupun kapasitas produk yang dihasilkan oleh klien
  • Personil ICERT mengelola konflik kepentingan dengan tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun dari pihak ketiga.

ICERT memiliki aturan bagi setiap personilnya untuk mengungkapkan segala situasi ketika terdapat potensi konflik kepentingan.